Pro-Kontra Olahraga Pakai Masker, Pelari dan Pesepeda Angkat Bicara


Pro-kontra olahraga pakai masker (Foto: iStock)

Perdebatan soal olahraga pakai masker masih memanas di tengah pandemi virus Corona COVID-19. Walau bisa mengurangi risiko penularan virus Corona COVID-19 di tempat umum, pakai masker dinilai bikin tidak nyaman saat berolahraga.

Artis yang juga pegiat olahraga lari, Melanie Putria, memilih untuk tidak menggunakan masker saat sedang menjalankan program latihan. Alasannya, saat melakukan aktivitas fisik dengan intensitas tinggi, kebutuhan oksigen meningkat dan masker akan menghalangi pertukaran udara.

Melanie memberi catatan pada kondisi tertentu misalnya punya penyakit jantung bawaan ataupun masalah pernapasan. Berbagai kondisi tersebut, faktanya tidak selalu disadari oleh seseorang. Apalagi, yang baru mulai suka olahraha.

"Takutnya, nggak pernah lari, begitu lari, ujug-ujug lari kenceng pakai masker. Terjadilah hal-hal yang tidak diinginkan. Bisa kena hipoksia misalnya, kekurangan oksigen," kata Melanie dalam siaran BNPB, Minggu (7/6/2020).

Meski demikian, Melanie tetap menyarankan untuk selalu bawa masker ketika sedang berolahraga di tempat umum. Pada situasi tertentu, masker tetap harus digunakan sesuai peraturan yang berlaku.

"Saya selalu mengingatkan teman-teman untuk tidak menggunakan masker ketika melakukan program (latihan) larinya. Tapi ketika sudah selesai, tolong dipakai lagi (maskernya). Ketika berpapasan dengan orang, tolong dipakai. Ketika harus melewati kerumunan atau keramaian, tolong dipakai," tegas Melanie.

Soal ketidaknyamanan saat berolahraga pakai masker, pegiat olahraga bersepeda Azrul Ananda mengatasinya dengan metode 'lepas-pasang'. Masker dipasang saat bersepeda di tengah kota atau melewati jalur yang ramai, lalu dilepas ketika sudah jauh dari keramaian dan memungkinkan untuk saling jaga jarak.

Selain itu, Azrul juga menyarankan pakai masker dari bahan yang lebih nyaman. Saat bersepeda, ia lebih memilih pakai masker buff dibandingkan masker kain biasa karena relatif lebih tipis.

"Kalau di sepeda, dari dulu ada yang namanya tubular buff. Ini lebih nyaman buat sepeda karena, satu, memang bisa nutupin lengkap sampai telinga, dan (dua) udara bisa terbuang ke bawah. Kalau masker kan dia bisa ketahan di dagu sehingga basah banget, itu engap banget," saran Azrul.

Artikel ini sudah tayang di : https://health.detik.com/
Pro-Kontra Olahraga Pakai Masker, Pelari dan Pesepeda Angkat Bicara Pro-Kontra Olahraga Pakai Masker, Pelari dan Pesepeda Angkat Bicara Reviewed by denblangkon on June 07, 2020 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.