Warga di Mempawah Mengusir 10 Pendatang yang Tidak Melapor

dok Polres Mempawah

10 orang pendatang yang sehari-hari berdagang produk kesehatan, diminta untuk pergi.  Masyarakat Desa Antibar, Kecamatan Mempawah Timur, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, resah dengan keberadaan mereka. Para warga pendatang ini diusir karena tidak melaporkan kedatangan di lingkungan masyarakat.

Terlebih mereka datang di tengah situasi pandemi Covid-19 ini, sehingga menimbulkan keresahan masyarakat. Selain itu, hanya 3 dari 10 orang itu memiliki identitas yang jelas. "Selebihnya salinan fotokopi, ada yang dari Jawa Barat, Palembang dan lainnya. Kabarnya sejak Jumat (15/5/2020) pukul 07.00 WIB, ke-10 orang itu sudah meninggalkan rumah kontrakannya dan menuju ke Kota Pontianak.

Kini tim medis sedang memeriksa kesehatan pemilik kontrakan beserta seluruh keluarganya. Pemilik kontrakan itu juga sudah menjalani rapid test dan hasilnya menunjukkan non-reaktif.

Untuk itu para pemilik rumah kontrakan dan masyarakat lainnya agar proaktif melaporkan kepada petugas jika mengetahui keberadaan pendatang baru di lingkungan tempat tinggalnya.

Pemeriksaan dan pengecekan kesehatan terhadap warga pendatang sangat penting. Terlebih jika warga tersebut berasal dari wilayah transmisi lokal seperti Kota Pontianak, Kota Singkawang dan Kabupaten Ketapang.
Warga di Mempawah Mengusir 10 Pendatang yang Tidak Melapor Warga di Mempawah Mengusir 10 Pendatang yang Tidak Melapor Reviewed by denblangkon on May 14, 2020 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.