Rumah Angker Dipersiapkan Untuk Pemudik yang Ngeyel


Seorang pemudik, Heri Susanto yang pulang dari merantau di Lampung, karena tidak menaati aturan karantina mandiri selama 14 hari, terpaksa di karantina di rumah kosong berhantu.

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati meminta pihak desa menyiapkan rumah kosong dan berhantu, untuk mengkarantina paksa para pemudik yang tidak menaati aturan karantina mandiri.

Heri Susanto merupakan warga desa Sepat, Kecamatan Masaran yang tertangkap  Satgas (Covid-19 Desa Sepat) pada Senin (4/4/2020).  Saat itu Heri mengantar anaknya membeli mainan di kota Sragen.  Semestinya ia menjalani karantina mandiri selama 14 hari seperti yang diminta pemerintah.

Untuk bisa berhubungan dengan keluarga selama dikarantina di rumah berhantu, Heri hanya bisa melakukan video call.
Rumah Angker Dipersiapkan Untuk Pemudik yang Ngeyel Rumah Angker Dipersiapkan Untuk Pemudik yang Ngeyel Reviewed by denblangkon on April 20, 2020 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.