Polri Ancam Pidanakan Penolak Penguburan Jenazah Corona

Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Raden Argo Yuwono

Munculnya banyak penolakan penguburan jenazah Corona membuat pihak kepolisian turun tangan.  Menurut Kepala Biro Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Raden Argo Yuwono mengatakan, masyarakat yang menolak dapat dipidanakan.

Argo menegaskan masyarakat yang menolak dapat dikenakan Pasal 212 KUHP dan/atau Pasal 214 KHUP dan/atau Pasal 14 Undang-undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular.

Pasal 14 ayat 1 menyatakan bahwa, barang siapa dengan sengaja menghalangi pelaksanaan penanggulangan wabah sebagaimana diatur dalam Undang-undang ini, diancam dengan pidana penjara selama-lamanya 1 tahun dan/atau denda setinggi-tingginya Rp1 juta.

Pasal 14 ayat 2 menyatakan, barang siapa karena kealpaannya mengakibatkan terhalang pelaksanaan penanggulangan wabah sebagaimana diatur dalam  Undang-undang ini, diancam dengan pidana kurungan selama-lamanya 6 bulan dan/atau denda setinggi-tingginya Rp500 ribu.

Pasal 14 ayat 3 menyatakan, tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam ayat 1 adalah kejahatan dan tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam ayat 2 adalah pelanggaran.

Meski demikian, Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini menyebutkan, pihaknya dibantu oleh TNI dan pemerintah daerah terus menghimbau warga agar tidak melakukan penolakan tersebut.
Polri Ancam Pidanakan Penolak Penguburan Jenazah Corona Polri Ancam Pidanakan Penolak Penguburan Jenazah Corona Reviewed by denblangkon on April 17, 2020 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.