Pelempar Bambu ke Ambulans Jenazah Corona di Banyumas Dijerat Hukum



Dalam kasus penolakan jenazah corona di Banyumas polisi telah menetapkan seorang tersangka baru.  AEP (26) terciduk melemparkan bambu ke arah mobil ambulans pembawa jenazah di TKP Desa Glempang, Pekuncen, Banyumas.

Kasat Reskrim Polresta Banyumas, AKP Berry mengatakan AEP mulanya merupakan saksi yang kemudian ditingkatkan statusnya menjadi tersangka.  Sebelum penetapan tersangka, pihaknya sudah memeriksa 16 saksi.

Tersangka AEP diketahui melempari bambu ke arah mobil ambulans pembawa jenazah pasien corona.  Pegawai swasta ini dijerat dengan pasal 214 KUHP dan UU No 4 tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Dengan ditetapkan nya AEP, maka total ada 4 tersangka dalam kasus penolakan jenazah positif corona di Banyumas.   Sebelumnya polisi telah menetapkan 3 tersangka terkait penolakan jenazah pasien corona di dua lokasi yang berbeda di kabupaten Banyumas.

Baca juga : Polresta Banyumas Menetapkan 3 Tersangka Penolakan Jenazah Pasien Corona
Pelempar Bambu ke Ambulans Jenazah Corona di Banyumas Dijerat Hukum Pelempar Bambu ke Ambulans Jenazah Corona di Banyumas Dijerat Hukum Reviewed by denblangkon on April 17, 2020 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.