Komisioner KPAI Sitti Hikmawaty Diusulkan Dipecat Tidak Hormat

Komisioner KPAI bidang Kesehatan, Narkotika Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA), Sitti Hikmawatty


Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) bidang Kesehatan, Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA) Sitti Hikmawaty diusulkan dipecat.

Nama Sitti Hikmawaty sempat menghebohkan dengan pernyataan wanita bisa hamil di kolam renang sekitar Februari 2020 silam

Saat itu, Sitti mengatakan jika perempuan bisa hamil saat berenang karena adanya hubungan tidak langsung dengan laki-laki.

Karena pernyataannya itu, ia pun menjadi sorotan media, termasuk media luar negeri.

Karena dianggap membuat malu, KPAI mengusulkan Sitti dipecat dari jabatannya secara tidak hormat.

Oleh Dewan Kode Etik, KPAI, Sitti dinilai melanggar kode etik pejabat publik.

Ketua Dewan Etik KPAI, I Dewa Gede Palguna mengatakan "Rapat Pleno KPAI memutuskan mengusulkan kepada Presiden Republik Indonesia untuk memberhentikan tidak dengan hormat Komisioner terduga, Dr. Sitti Hikmawatty, dari jabatannya sebagai Anggota Komisi Perlindungan Anak Indonesia".  Mengutip dari salinan surat keputusan Dewan Etik KPAI nomor 01/DE/KPAI/111/2020 yang diterima Kompas.com (23/4/2020).

Lewat rapat pleno, Dewan Etik KPAI menyimpulkan bahwa pernyataan Sitti mengenai kehamilan di kolam renang telah berdampak negatif tidak hanya pada diri Sitti pribadi, melainkan juga terhadap KPAI serta bangsa dan negara.

Dari pernyataan tersebut menimbulkan reaksi publik yang luas dari dalam dan luar negeri, terutama dalam bentuk kecaman dan olok-olok.

Dalam serangkaian persidangan, Sitti dinilai tidak memberikan keterangan yang jujur di hadapan Dewan Etik perihal tidak adanya referensi maupun argumentasi ilmiah yang mendukung pernyataan tentang kehamilan di kolam renang.

Disebutkan pula, Sitti tidak bersedia dengan besar hati mengakui kesalahannya.

Dewan Etik menilai, Sitti telah menyampaikan pernyataan yang tidak sesuai dengan bidang keahliannya.

Dewan Etik berpandangan, pelanggaran etik yang dilakukan Sitti disebabkan lemahnya kompetensi teknis, kompetensi etika, dan kompetensi kepemimpinan.

Ketiga kompetensi tersebut merupakan kompetensi dasar yang harus dimiliki oleh seorang pejabat publik.

Namun demikian, selama memberikan keterangan di hadapan Dewan etik, Sitti dinilai telah berperilaku sopan.

Untuk itu, selain meminta Presiden memberhentikan Sitti, Desan Etik  juga memberikan kesempatan kepada yang bersangkutan secara sukarela mengundurkan diri. 
Komisioner KPAI Sitti Hikmawaty Diusulkan Dipecat Tidak Hormat Komisioner KPAI Sitti Hikmawaty Diusulkan Dipecat Tidak Hormat Reviewed by denblangkon on April 23, 2020 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.