Kemenhub Putuskan Tidak Memberhentikan Sementara Kegiatan Operasional KRL Saat PSBB



Kementrian Perhubungan memutuskan tidak memberhentikan sementara kegiatan operasional KRL Jabodetabek saat PSBB, hanya membatasi jumlah penumpang di KRL.

Direktur Jenderal Perkeretaapian Zulfikri pada Jumat (17/4/2020) memberi keterangan, adapun untuk KRL di Jabodetabek, yang telah ditetapkan PSBB, pengendalian yang dilakukan adalah dengan pembatasan, bukan menutup atau melarang sama sekali, khususnya untuk melayani kegiatan dan pekerjaan yang dikecualikan selama PSBB.

Zulfikri mengatakan Kemenhub akan membatasi jumlah penumpang di kereta api (KA) antarkota maupun perkotaan.  Selain itu, Dirjen Perkeretaapian akan membatasi jam operasional kereta api.

"Selain itu, akan dilakukan evaluasi operasi angkutan KRL Jabodetabek dari waktu ke waktu.  Akan dilakukan juga berbagai upaya untuk mendukung pencegahan Covid-19, seperti rekaya operasi, penertiban antrean di stasiun-stasiun yang masih ramai, dan menjaga physical distancing," tambah Zulkifri.

Pembatasan jumlah penumpang untuk KA antar kota ditetapkan maksimum 65 persen dari jumlah tempat duduk, sedangkan KA perkotaan kapasitas maksimal 35 persen.

Untuk KA lokal, Prameks, dan KA Bandara, Kemenhub membatasi jumlah penumpang maksimal 50 persen.  Zulfikri menyampaikan penumpang yang memakai kereta api tidak boleh ada yang berdiri dan wajib menerapkan physical distancing.

"Calon penumpang juga diharuskan mematuhi SOP sejak persiapan perjalanan, selama perjalanan, dan tiba di tujuan, seperti diwajibkan memakai masker, cek suhu tubuh sebelum masuk ke peron, jaga jarak selama perjalanan, dan disarankan mencuci tangan setiba di tujuan," tutup Zulfikri.
Kemenhub Putuskan Tidak Memberhentikan Sementara Kegiatan Operasional KRL Saat PSBB Kemenhub Putuskan Tidak Memberhentikan Sementara Kegiatan Operasional KRL Saat PSBB Reviewed by denblangkon on April 17, 2020 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.