Akses ke Luar Kota Dijaga Ketat, Mencegah Masyarakat Mudik



Kementrian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan sudah menyiapkan sejumlah check point di wilayah Jabodetabek, hal ini dilakukan untuk menyikapi adanya keputusan larangan mudik untuk mencegah peredaran virus corona covid-19.

Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi menyampaikan, ada beberapa check point yang telah didirikan dan efektif berlaku mulai Jumat (24/4/2020) pukul 00.00 WIB.

Dalam konferensi pers, Kamis (23/4/2020) Budi mengatakan "Saya infokan ke masyarakat, jadi sudah ada penyekatan atau pembatasan daripada nanti masyarakat mengalami kesulitan, terutama bagi yang masih nekat mudik.  Karena sudah ada pos-pos yang didirikan check point itu".

Check point didirikan secara berjenjang, tidak hanya pada jalan tol yang menjadi jalur favorit darat selama ini, tetapi juga di jalan nasional sampai jalan provinsi.

Bahkan pengamanan dan check point turut ditingkatkan hingga ke jalan-jalan tikus dengan menggandeng kecamatan dan polsek setempat, untuk menghadang pergerakan sepeda motor.

Untuk itu, masyarakat yang masih ingin menempuh perjalanan mudik ke kampung halaman sebaiknya mengurungkan niatnya.

Pelarangan mudik Lebaran efektif berlaku mulai 24 April 2020 hingga 31 Mei 2020.  Sanksi yang berikan untuk tahap awal berupa teguran dan putar balik, tetapi setelah tanggal 7 Mei akan diberikan sanksi lebih berat, seperti denda dan ancaman penjara.
Akses ke Luar Kota Dijaga Ketat, Mencegah Masyarakat Mudik Akses ke Luar Kota Dijaga Ketat, Mencegah Masyarakat Mudik Reviewed by denblangkon on April 23, 2020 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.