4 Penolak Pemakaman Jenazah Korban Covid-19 di Gowa Ditetapkan Sebagai Tersangka


Keempat orang yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kepolisian Resor Gowa, Sulawei Selatan di duga terlibat dalam penolakan warga saat berlangsung pemakaman jenazah korban Covid-19 di Jalan Teratai Indah Macanda, Kelurahan Samata, Kecamatan Sombaopu, Gowa, pada 2 April 2020.

Selain memblokir jalan dengan balok kayu, para pelaku juga membakar ban.

Sedangkan lokasi lahan yang disiapkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk jadi tempat menguburkan Covid-19.

Aksi pemblokiran bubar setelah sejumlah polisi dan anggota TNI datang.  Ada lima orang yang ditangkap setelah penolakan itu terjadi.

Polres Gowa memeriksa 11 saksi sebelum menetapkan keempat orang itu sebagai tersangka.

Kasubbag Humas Polres Gowa AKP Mangatas Tambunan, Jumat (17/4/2020) mengatakan, keempat terduga pelaku berinisial HM (48), JG (45), MY (32), dan RD (42) dan peran dari keempat tersangka diduga sebagai provokator dalam aksi penilakan yang dilakukan beberapa waktu lalu.

Keempat terduga pelaku dijerat dengan Pasal 214 ayat 1 KUHP dan atau pasal 160 KUHP dan atau pasal 218 KUHP dengan ancaman hukuman minimal 4 bulan 2 Minggu penjara dan maksimal 7 tahun penjara.

Kapolres Gowa AKBP Boy Samola berharap tidak ada lagi aksi mayarakat yang menolak pemakaman korban Covid-19.
4 Penolak Pemakaman Jenazah Korban Covid-19 di Gowa Ditetapkan Sebagai Tersangka 4 Penolak Pemakaman Jenazah Korban Covid-19 di Gowa Ditetapkan Sebagai Tersangka Reviewed by denblangkon on April 16, 2020 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.